Jadilah Pembela Islam Mulai Sekarang, Bagaimana Caranya ?

new-pictureIndonesia sebagai negeri kaya mulai dilirik oleh kekuatan luar yang ingin menguasai kekayaan negeri tercinta ini,  pintu masuk mereka adalah dengan cara melemahkan ummat Islam,  karena dalam dada ummat Islam ada semangat yang disebut jihad, dan dengan semangat jihad itu akan melakukan perlawanan hingga titik darah penghabisan.  oleh karena itu kelompok Muslim harus dilumpuhkan lebih awal. Dengan demikian maka tugas kita sekarang adaah membela Islam dengan berbagai cara.

Berikut ini adalah sikap standar yang harus kita tanamkan, walaupun bula ini kita laksanakan, kita masih jauh dari sebutan sebagai pejuang Islam, disebut pejuang Islam adalah menyiapkan waktu, tenaga, pikiran dan biaya untuk Islam. Rasul dahulu untuk berjuang sering berangkat pagi, pulang sare bahkan malam, berangkat rapih dan bersih, pulang lusuh dan bahkan berdarah, hingga gigi gerahamnya tanggal. Apa yang saya tuliskan ini hanya standar dan tak ikut bikin kisruh, belum berhak disebut mujahid.

Allah Maha Benar,  Sikap yang pertama yang harus kita tanamkan adalah bahwa Allah Maha Benar, bahkan kebenaran dari Allah adalah kebenaran mutlak. Bila muncul teori teori yang bertentangan dengan apa yang diajarkan Allah melalui Al-Quran, maka segeralah bahas dan kalahkan teori itu dan menangkan teori Allah, misalnya teori Darwin,janganlah sekali kali memangkan teori Darwin.

Mulyakan Al-Quran. Benarkan seluruh isi Al-Quran, bacalah dan anjurkan orang lain membacanya. Mulyakan juga fisik kitabnya, jangan ditaruh sebarangan dan jangan dipegang sembarangan. Manakala ada yang menyerang atau merendahkan al-Quran, maka belalah dengan berbagai dalih, bila tak mampu  berdalih maka marahlah, tunjukkan kemarahan atau ketidak senangan terhadap orang yang meremehkan Al-Quran.  Agar orang orang tahu kita sangat menghormati Al-Quran

Menangkan Rasul Allah.  Bacalah hadis sebanyak banyaknya.  Benarkan apa yang dilakukan dan apa yang diucapkan oleh Rasul Allah. Manakala  ada orang atau kelompok yang menghinakan Rasul maka belalah dengan berbagai dalih, manakala anda tidak memiliki kemampuan berdalaih maka tunjukkan kemarahan dan ketidaksenangan ketika ada orang yang meremehkan ztzu menghina Rasul.

Muliakan Para Ulama Dan Habaib, Ulama adalah pewaris Nabi sedangkan para Habaib adalah cucu cucu Rasul, Rasul sendiri meminta agar mennyayangi dan menghormati anak keturunanya. Belalah ulama dan habaib manakala ada yang menghina dan meremehkan mereka. Carilah dalih dan dalil membela ulama dan Habaib manakala ada yang meremehkan dan bahkan menyerang mereka. Manakala kita tidak memiliki kemampuan berdalil dan berdalih maka tunjukkan ketersinggungan dan ketidak senangan kita terhadap orang atau pihak yang meremehkan dan menghina Ulama dan Habaib, termasuk juga Kiyai, ustadz, guru agama dan lain sebagainya.

Muliakanlah Para Pemimpion Islam di Indonesia. Dalam rangka membela Islam maka biasakanlah bersikap hormat terhadap para pemimpon Islam,  tidak terbatas kepada pemimpn dari organisasi yang kita ada di lingkungan komuniotas yang dipimpin, tetapi juga pemimpin Islam dari komunitas yang lain manakala terdapat organisasi atau kelompok komunitas lain. Manakala terdapat perbeaan yang mendasar antara satu dengan komunitas atau organisasi lain, maka perbedaan itu cukup dibahas pada kalangan terbatas saja, tidak mengumbar perbedaan yang terjadi. Perbedaan yang besar, kecilkan, dan perbedaan yang kecil hilangkan. Jangan biarkan perselisihan pendapat di kalangan pimpinan ummat berkembang, dan tetaplah memiliki rasa hormat kepada para pemimpin, walaupun dalam perbedaan yang sulit dipersamakan.

Tambahkan Ilmu Keislaman. Bacalah al-Quran dan hadits setiap hari upayakan hingga tamat, kita akan salah bersikap manakala kita tak banyak mengenal al-Quran dan hadits. Bagaimana akan membela Allah, Rasul, Islam, Ulama, Kiyai, Ustadz, pemimpin Islam lainnya, jika tak tahu dengan ajaran islam.

Bersahabat Dengan Orang Sholeh. Carilah sahabat yang sholeh, memiliki sikapkeislaman yang  lurus dan benar, tidak memanfaatkan agama untuk mencari keuntungan pribadi, mereka yang mampu menambahkan ilmu keagamaan, keislaman, sahabat yang memiliki kemampuan menegur kita manakala kita salah. Carilah sahabat yang bisa mengajak kita ke syurga.

Upayakan Sholat Lima Waktu Berjama’ah di Masjid, Sholat berjama’ah di masjid memiliki manfaat ganda.  sholat kita akan lebih sempurna, tidak asal selesai, sholat sunnat rawatib, qobliyah dan ba’diyah rutin dilaksanakan. Komunikasi dengan sahabat, tetangga, seiman akan terbina, bisa mendapatkan informasi yang baik baik.

Carilah Guru atau Ustadz. Bergabunglah di jama’ah pengajian yang dipimpinm atau dikelola diajar oleh orang yang benar benar faham Islam dan melaksanakannya. Atau bentuklah  kelompokpengajian. Anda bisa membentuk kelompok baru, carilah guru yang bisa menjelaskan sedetilnya tentang suatu kitab, tentukan jadwal pertemuannya serta target apakah untuk satu buku atau bab bab tertentu yang dipilih. Bicarakanlah dan pilihlah sistem belajarnya, sebagai pendengar dan bertanya alakadarnya, atau benar benar berdiskusi, yang setiap kali pertemuan masing masing telah membaca buku yang sama. Tetapi ini harus disesuaikan dengan jama’ah, masing masing harus memiliki level pendidikan dan pengalaman yang tak terlalu jauh berbeda.

Buatlah Naik Kelas.  Masing masing pribadi atau kelompok buatlah pemahaman keagamaan kita setiap tahun bisa mengalami naik kelas. Artinya jika tahun ini menamatkan buku, maka tahun berikutnya ganti buku yang lain yang  juga untuk di tammatkan. Bila tahun ini menyelasaikan satu masalah maka tahun berikutnya membahas masalah yang lain lagi. Bila dipandang perlu maka untuk menghindari kebosanan dan untuk penyegaran bisa mencari guru baru, untuk itu bisa juga kita memintakan guru yang sekarang untuk mencarikannya. Karena guru guru itu tahu siapa diantara guru guru itu yang lebih mumpuni.

Apa yang dituliskan ini jelas sangat tidak memadai, apalagi lalu dibilang mujahid, belum,  tetapi manakala ini telah kita lakukan maka kita akan memiliki peluang untuk menjadi mujahid. Mari kita coba saja, manakala ada yang belum kita lakukan, makala lakukanlah mul;ai dari sekarang.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s