Peta Pemilih Pilkada DKI di Hari Hari Akhir.

Partai  biasanya yang membayar lembaga surey, sehingga hasil survey tidak jernih, tetap saja memihak kepada yang membayar, sehingga ada tradisi lembaga ini untuk membesar besarkan kememnangan yang sejatinya kecil, atau sebaliknya mengecilkan kemenangan yang besar. Tetapi konon lembaga survey serentak memberikan hasil kememangan kecil kepada Paslon Anies – Sandi dalam Pilkada DKI 19 April 2017, tetapi kenyataannya justeru kemenangan besar yang terjadi.

Dengan jernih Eep Syaifullah memberikan gambaran  tentang peta pemilih di Pilkada DKI, data ini dipastikan tidak diketemukan oleh para sureyor yang menyelenggarakan survey di hari hari terakhir, karena masyarakat DKI cukup banyak, sekitar 20% baru menetapkan pilihan justru pada saat minggu tenang, dan bahkan jumlah yang lebih kecil lagi ditetapkan pada hari H, dan jumlah itu adalah penentu kemenangan di Pilkada DKI 2017 pada tanggal 19 April yang lalu. Data ini didapatkan  dengan exit poll.

Walaupun sudah mulai samar diingatan kita tentang apa saja yang terjadi pada saat minggu tenang, hingga hahri H pelaksanaan pemungutan suara DKI, di mana sejumlah gerakan yang dilakukan  sebagai manuver akhir  cari simpati, dalam bentuk bagi sembako, serangan fajar dan juga entah apalagi yang biasanya dilakukan pada saat saat itu,  ternyata bahwa pada saat yang sama ada sekitar 20%  bahkan lebih pada saat itu sedang berfikir keras untuk menentukan pilihan, Dan jawaban dari itu semua adalah hasil pemungutan suara yang dimenangkan oleh pasangan Aris Sandi.

Segmen klas menengah ke atas secara pendidikan dan penghasilan justeru menentapkan pilihan pada minggu tenang dari hari pelaksanaan, 60% dinatara mereka ternyata memilih Anis – Sandi dan 30% memilih Basuki. Memang pada saat survey terakhir pendukung kedua Paslon terdapat mereka yang belum mantap dan masih memungkinkan untuk berubah. Mereka  10%  dari pendukung Ahok, masih menyatakan belum mantap, masih bisa berpindah dukungan atau mungkin juga Golput. dan  8% dari pendukung Anis Sandi juga menyatakan belum mantap, bisa berubah dukungan dan bahkan juga bisa Golput. Tetapi nampaknya itulah keputusan mereka, dan mereka itu semua menjadi penentu kemenangan dalam Pilkada DKI.

Nampaknya guyuran semabko tidak menyentuh sasaran, kalaupun ada junlahnya sedikit sekali dann tidak memiliki dampak yang siginifikan, karena justeru yang sedang berijtihad untuk menentukan pilihan adalah segmen kelas menengah keatas, mereka adalah 10% dari pendukung  Ahok – Jarot dan 8% dari pendukung Anis – Sandi. Kelas menengah keatas selain tidak  tersentuh guyuran sembako, mereka hampir dapat dipastikan adalah Pemilih yang perhiutungan dan analisis rasional.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s