Seorang Pemimpin Islam Akan Sukses Manakala Tidak ada Catatan Merah.

new-pictureNasehat yang sangat menyentuh dari Habib Riziq agar mempersiapkan diri untuk menjadi pimpinan Bangsa dimasa mendatang, Pemuda Islam diharapkan memiliki niat dan cita cita untuk menjadi Presiden, Politisi, Menteri, Pejabat penting, pimpinan organisasi dan kelembagaan baik Pemerintah maupun swasta. Untuk itu harus diketahui bahwa kita harus tampil dengan tidak membawa dosa, jaga sejak muda kita jangan pernah melakukan dosa, jangan pernah melakukan kriminal, jangan pernah melakukan maksiat,  ‘aib dan sebagainya.

Manakala Saudara telam memiliki aib sekecil apapun, maka itu semua akan melekat dan terbawa bawa hingga dewasa, dan akan menjadi beban yang berat pada saat anda menduduki jabatan pimpinan di level apapun.

Mengapa Habib berbicara seperti itu, karena Habib tentunya memiliku sejumlah catatan atas berbagaitokoh yang setelah menduduki jabatan penting justeru tidak memiliki keberanian untuk melakukan atau bahkan hanya mengatakan sesuatu karena sepanjang kepemimpinannya ada sekelompok orang yang mengungukunginya, melarangnya atau mengharuskannya untuk melakukan atau mengatakan sesuatu sesuai dengan kehendaknya, hanya lantaran beberaoa kesalahan masa lalu yang diketahuinya, sehingga sepanjang kepemimpinannya ada hal hal yang tak sanggup diperbuatnya atau dikatakannya. Sebaliknya atau dipaksa melakukan sesuatu yang sebenarnya bertentangan dengan batinnya.

Pada suatu era Pemerintahan di Indonesia, tercatat ada  pejabat yang memiliki kekuasaan, tetapi dia tidak berani berbicara atas kemungkaran, pejabat tersebut menghubungi Amien Rais dan membisikkan beberapa kesalahan yang dilakukan Pemerintah dan meminta Amin Rais yang bicara, tetapi dengan resiko Amin Rais dipastikan tidak akan disenangi penguasa dan sebagian besar masyarakat yang sesungguhnya tidak tahu yang sebenarnya.

Kita tidak tahu mengapa pejabat tersebut tidak berani bicara. Tetapi kembali ke pokok persoalan di atas Habib Rizik mengatakan bahwa seorang yang memiliki catatan hitam dalam sejarah hidupnya, maka kelak manakala Ia memiliki kesempatan menduduki jabatan penting atau bahkan pimpinan organisasi besar, maka Ia tak akan mampu berbuat maksimal atas jabatannya itu, bahkan Ia akan diperas oleh sejumlah orang dan dipaksa untuk memutuskan sesuatu yang tidak seharusnya diperbuat.

Maka hendaknya bagi generasi muda yang memiliki keinginan untuk aktif dalam politik, atau mempunyai cita cita menjadi Presiden, Menteri dan lain sebagainya agar selalu selalu memelihara keimanannya, serta menjaga untuk tidak pernah melakukan perbuatan yang tercela, karena hal tersebut akan menjadi beban berat selama mengemban amanah, sehingga tidak maksimal dalam mengembannya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s