Angka Dirjen Imigrasi Membantah Data Jokowi

Fachruddin Target Presiden Jokowi adalah masuknya investasi asing  sebesar besarnya ke Indonesia, karena besarnya investasi yang masuk akan membuka lapangan kerja yang luas juga, karena masalah ketenagaan mutlak harus ada pula. Kita banyak dipusingkan oleh simpangsiurnya angka tenaga kerja bukan hanya yang legal saja, tetapi juga tenaga kerja yang illegal. Presiden Jokowi Dodo nampaknya hanya berpegang kepada data tenaga kerja legal dari Cina sebesar 21.000 tetapi Dirjen Imigrasi justeru merasa telah melaporkan data tenaga kerja illegal asal Cina yang angkanya per September 2016 sebesar 1.329.847 orang.

Suatu perbedaan angka  yang sangat luar biasa amburadulnya  dan ini sungguh merupakan ancaman yang sangat mengerikan. Jika  Pemerintah sendiri mengalami simpang siur tentang angka angka itu, dengan perbedaan angka mencapai perbedaan sejuta lebih sudah dapat dipastikan akan mendatangkan permasalahan dalam menentukan kebijaksanaan, bila kebijaksanaan salah, pasti perencanaan akan salah, dan sudah dipastikan kegagalan dalam mencapai tujuan.Dan malapetakahanya tinggal menunggu waktu.

Bagaimana mungkiun akan mencapai tujan dengan program yang disusun dengan angka yang jauh berbeda. Dengan angka angka itu maka  pantas saja Presiden adem ayem saja, seperti tidak ada persoalan. Sementara kita semua merasa sangat cemas. Akankah ummat dikorbankan, begitu saja.

Lalu kemana kita harus mengadu, ke DPR, ke Mahasiswa, apa ke Pimpinan Organisasi Massa yang peduli. Kini orang takut berbicara dan bergerak karena ada ancaman makar yang teramat dahsyat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s