Islam Diindentikkan Dengan Bodoh Dan Miskin

Fachruddin Islam di mana mana diidentikkan dengan bodoh dan miskin termasuk diantaranya adalah Islam di Indonesia, Indonesia adalah mayoritas Islam terbesar di dunia. Namun dalam pergaulan sehari hari nampaknya Islam di Indonesia termasuk yang dipandang sebelah mata, untuk tidak dikatakan dibenci,  sehingga walaupun sebenarnya mayoritas, tetapi prakteknya adalah minoritas, perjalanan politik Pemerintah Indonsia dari periode ke periode  sepertinya banayk berbenturan dengan kelmpok Islam.

Akhir akhir ini muncul berita yang yang kunjung dibantah adanya pihak pihak yang memang memiliki program untuk menghancurkan Islam. Karena informasi ini tak juga dibantah maka lama kelamaan kita akan menganggap bahwa  informasi ini  memang benar adanya. Tentu kita tak boleh tinggal diam, kita harus melakukan sesuatu manakala ada pihak pihak  yang mengancam terusirnya kita dari negeri kita sendiri, atau akan mengancam kenyamanan kita dalam beribadah, berdakwah dan melaksanakan pendidikan. Sebagai contoh kecil adalah apa yang dialkukan oleh Metro TV Jika memang informasi ini benar.

Metro TV  terbukti dimiliki oleh pemilik bisnid raksasa, dibanding uangnya peboisnis terbesar Islam di Indonesia adalah sangat tidak ada apa apanya.slain tidak lebih dan tidak kurang hanya sekedar mayoritas saja. Dalam dunia bisnis kita sangat tidak sebanding. Namun bukan berarti situasi ini tidak lagi dapat  berubah. 

Yang harus kita lakukan adalah mempertahan jumlah yang mayoritas itu, karena mayoritas adalah sesuatu yang dapat kita manfaatkan baik scara politis, maupun secara ekonomis. Tampa harus mengusir atau menyiksa pihak lain, dalam upaya mengantisipasi  gerakan pihak pihak memiliki program yang masif untuk menghacurkan ummat Islam di Indonesia. Cara yang paling utama adalah memperkuat dan mempertahankan kmeimanan anak bangsa.  Kita harus menemukan cara bagaimana menanamkan dan meperkuat keimanan anak bangsa.

Tidak tahu berawal dari mana informasi ini, tahu tahu Pemerintah demikian takutnya apabila terjadi politik Rush Money sebagai balasan ummat Islam terhadap antipati para meilik modal dan teman temannya kepada Islam di Indonesia.  Nampaknya ada ajakan dari pihak tertentu menarik uang mereka dari Bank Bank milik pihak pihak yang membenci Islam dan Teman Teman Mereka untuk dimasukkan ke Bank yang berbasis Syari’ah.

Tetapi pada saat ini yang paling tepat mungkn adalah dissamping membina keimanan juga harus membina jiwa generasi muda menjadi pebisnis yang handal, apalagi Nabi Muhammad SAW sebelum mendapat jabatan sebagai Rasul justeru beliau telah dikenal sebagai pebisnis yang unggul, kaliber dunia pada saat itu, beliau berbisnis  tembus ke berbagai negara.

Jika banyak ummat Islam yang  sukses , maka saya yakin tak akan ada lagi p[ihak pihak yang berusaha mengusir atau memusnahkan ummat Islam dari Indonesia ini. Pihak mereka yang berniat memusnahkan Islam dari Inonesia  tidak lagi akan menganggap Islam adalah kebodohan dan kemiskinan.  Wallohu a’lam bishowab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s