Benarkah Jokowi Itu Diapusi … ?

Fachruddin Seorang Ainun Najib dengan berbagai gelar yang disandangnya, tak henti hentinya memperingatkan kita semua agar mewaspadai kita semua bahwa kita sekarang ini sedang dipimpin oleh seorang Presiden yang sama sekali tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Ibarat bagaikan main bola Jokowi tidak tahu di main di posisi sebagai apa dan bahkan dia juga tidak tahu dia bermain di klub yang mana, sehingga gawang yang mana  yang harus  dipertahankan dan dilindunginya dari serangan musuh dan dan gawang yang mana yang harus diserangnya, karena memang betul betul dia tidajk tahu siapa kawan dan siapa lawan, dan di tengah lapangan dia harus melakukan apa.  Kita terlanjur memilih Jokowi, karena informasi yang kita terima  bahwa Jokowi adalah dewa  yang akan membuat kita makmur. Padahal Jokowi  sama sekali tidak memiliki kapasitas untuk mengemban tugas sebagai Presiden.

Dalam ketidak tahuannya Jokowi menjadikan Bangsa dan Negara  Indonesia ini sebagai lahan rebutan para pemilik modal asing. Apakah itu Amerika, Inggris, Australia, Rusia, Jepang dan Cina serta beberapa negara lainnya, yang memiliki modal dan sekaligus memiliki libido besar untuk menguasai negara lain, yang ternyata Indonesia adalah menjadi tujuan mereka semua. Dan telah terjadi persaingan diantara sesama negara negara tersebut

Jokowi memperparah keadaan bangsa Indonesia dengan memilih Cina sebagai mitranya dan meninggalkan yang lain, pertama berdasarkan informasi bahwa sebenarnya Cina  sekarang dalam keadaan kolep,kedua teknologi dari Cina terbilang sampah, ketiga dalam waktu bersamaan masyarakat minoritas Cina memang masih menunggu saat untuk merebut kekuasaan di kota kota, utamanya Jakarta.

Cina yang sekarang sedang mengalami kelebihan produk (yang disebut sampah itu) dan mereka sedang mencari cari negara berkembang yang berkenan menerima produk mereka, untuk itu mereka bersedia mengeluarkan dana yang besar yang dibutuhkan oleh para penguasa atau calon penguasa, misal untuk kepentingan Pilkada. Konon Jokowi telah memanfaatkan dana tersebut pada saat Pilgub dan Pilpres, itulah info yang berkembang,  itulah sebabnya beliau memilih bermitra dengan China. Jokowi secara sangat terbuka akan menerima produk Cina terlepas kualitasnya, baik ataupun kurang baik. Maka nasibnya nanti tak lebih baik dari bus bus yang dibeli dari Cina, yang kebakaran satu persatu, saat melintas di jalan raya.

Di Indonesia konglomerat Jamesw Riyadi bersama orang tuanya, konon telah berhasil baik dalam merancang kejayuhan Presiden Suharta,  dan merubah UUD RI khususnya pasal yang terkait bahwa Calon Presiden adalah “Warganegara Indonesia” hilang kata ‘asli’ menyusul dihapusnya kata kata Islam dalam persyaratan menjadi Presiden.

Apakah Jokowi tidak paham dengan situasi ini, bila beliau tidak paham maka benarlah apa kata Cak Nun, tetapi manakala beliau paham, maka berarti Jokowi adalah bagian dari program besar Jims Riyadi sebagai pemilik Metro TV  yang sangat tersohor itu. Itulah informasi yang berkembang, sebenarnya kita berharap informasi ini salah seluruhnya, tetapi sayang pihak pihak terkait tidak ada yang meluruskannya, apalagi menangkap dan menghukum sumber informasinya. Maka berarti itu benar adanya. Semoga Allah melindungi kita semua dari kehancuran ulah tangan tangan kotor itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s