Ustd Maulana Kebelinger

Fachruddin Entah apa penyebabnya Ustd. Maulana yang sesungguhnya telah mendapat tempat dihati jama’ahnya, tiba tiba saja mengatakan kepada ummat bahwa tidak wajib orang Muslim memilih pemimpin dari kelompok Muslim juga. Ustad yang terbilang ini mengibaratkan pemimpin itu seperti pilot pesawat, maka ummatpun manakala hendak bepergian dengan menumpang pesawat tidaklah perlu menanyakan agama yang dianut si pilot. Yang menting si pilot ini mahir melaksanakan tugasnya agar pesawat dan penumpang serta crew pesawat selamat. Mungkin Yang ada di otak sang Ustadz ini bahwa itulah cara yang harus ditempuh dalam memilih pemimpin, jika memilih pemimpin dengan mempertanyakan agama yang dianutnya adalah termasuk kampanye hitam. Astaghfirullah.

Bila selama ini tampilan Ustadz yang terbilang muda ini terkesan cerdas, maka kali ini Ia mempertontonkan kedangkalannya. dengan mengatakan bahwa tidak wajib orang Islam memilih pemimpin dari orang Islam juga. Kita tidak mengerti apakah penyebabnya Ia mulai menyembunyikan ajaran yang tercantum jelas dalam al-Quran.

Apakah ini ceramah pesanan, ada pihak yang meminta Ustad  muda ini untuk berbicara seperti itu, atau ini keinginan sendiri karena mungkin selama ini Ia mendapatkan order dari kelompok yang mungkin bukan Muslim dan mulai merasakan adanya ketergantungan kepada pihak itu agar dapur tetap ngebul.  Sehingga Ia merasa perlu untuk menyenangkan  hati orang atau kelompok tersebut.

Alhamdulillah kini Ustadz yang terbilang muda ini telah meminta maaf kepada semua, kita berharap Ia meminta maaf secara ikhlas keluar dari lubuk hati yang dalam. Namun drmikian secara pribadi saya menyarankan agar yang bersangkutan beristirahatlah berceramah, banyak banyak istighfar atas pembangkangan kepada Al-Quran ini dan banyak banyak membaca buku. Biasakanlah mendengar. Selama ini mungkin  lebih banyak bicara dibanding mendengar dan membaca.

Dunia dakwah, politik,  dan pendidikan Islam perlu kita bicarakan bersama, ada ISIS dan Terorislainnya, mudah terpancingnya ummat dalam kericuhan dan bentrokan antar kelompok. Dunia pendidikan kita kini masih jauh terbelakang, dunia poitik Islam juga hancur dan yang lebih parah lagi adalah ummat sekatrang dilanda kemiskinan dan kesulitan ekonomi.

Marilah kita sama sama merenung, ambil posisi masing masing dan mulailah berbuat untuk ummat sebanyak mungkin, setepat mungkin agar generasi yang akan terselamatkan keimanannya. Jangan bicara sembarang, berbicaralah yang baik, bila terasa belum mampu bicara baik maka lebih diam, mendengar, membaca buku dan beristighfar. Ustadz maulana adalah juga saudara kita, yang tidak  luput dari kehkilafan juga.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s