Lupa Besyukur, Hujanpun Ditunda.

Fachruddin Katika hujan turun mengguyur bumi, semestinya kita bersyukur dan melaksanakan sholat dua rokaat, tetapi ternyata bukan, melainkan disambut dengan  klaim mengklaim, ada pihak yang mengatakan bahwa usaha hujan buatannya berhasil, ada klaim juga yang mengatakan itu karena kedatangan seseorang ke suatu tempat, karena memang kedatangan dan kehadiran orang itu memang merupakan rejeki bagi masyarakat dan tempat yang dikunjunginya. dan perdebatan di dunia maya tak terhindarkan. Hujan yang sudah enam bulan ditunggu tunggu itu bukan disambut dengan rasa syukur, tetapi justeru dengan kegaduhan.

Allah menjanjikan tambahan rejeki dan barokah dari sumber yang tak terduda duga dalam jumlah yang tak terbayangkan sebelumnya. Tetapi tidak tertutup kemungkinan Allah akan menunda turunnya berkah itu, manakala diawal hujan ini kita sambut justeru dengann kegaduhan dan klaim mengklaim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s