Tak Henti Melecehkan Allah dan Ummat Islam

tulisan-Allah-pada-sandal-Nike

Bisa jadi masalah produk sandal bermotifkan kaligrafi Allah yang diproduk Nike dianggap selesai setelah produk ditarik dari dunia perdagangan, tetapi tidak berarti kreatifitas untuk menghina Allah dan ummat Islam berhenti sampai disitu mereka akan memutar otak untuk menghina dan melecehkan ummat Islam melalui berbagai produk, dan tidak menutup kemungkinan melalui perusahaan yang telah memiliki nama besar semisal Nike. Karena Nike telah mengeluarkan berbagai produk yang berkualitas dan seperti berlomba layaknya kreasi demi kreasi diluncurkan.

Kita tahu behwa sendal japit seperti merk Nike ini selain diinjak injak oleh pemakainya, make biasanya pula sendal japit itu spesial dipakai untuk masuk ke WC atau tempat tempat kotoir lainnya. Mengingat merk dagang nike merk ternama maka besar kemungkinan produk ini telah banyak dipakai oleh konsumen, dan memang itu juga yang diharapkan, dan akan membuat senang produsen. Tak mengapa mingkin produk ini dilarang, karena bagi produsen rugi sedikit tak mengapa asalkan hati puas dan hati senang.

Kita nanti akan buktikan bahwa produk produk dengan tujuan menghina dan melecehkan Allah dan ummat Islam ini tidak akan berhenti hingga akhir zaman, apakah itu melalui produk sarana dan prasarana hidup, pakaian, makanan dan lain sebagainya, kalaupun tidak dapat diproduk secara terang terangan, juga akan lebih banyak yang tersembunyi, yaitu menyisipkan produk haram untuk dikonsumsi ummat Islam, apakah itu melalui minyak makan, cokelat, permen yang dicampur dengan unsur unsur yang diharamkan oleh Islam untuk dikonsumsi.

Semoga MUI dan para pimpinan ummat Islam memiliki kemampuan menemukan produk barang dan makanan haram ini agar ummat tidak terjebak memakai dan mengkonsumsinya. Karena dipihak lain memang sengaja membuat lembaga khusus atau setidaknya seksi yang ditugaskan untuk membuat produk untuk melecehkan Allah dan ummat Islam serta menyelipkan barang haram pada makanan yang biasa dikonsumsi terutama anak anak, maksudnya tak lain dan tak bukan untuk menjauhkan mereka dari Allah Swt. Astaghfirullah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s