Lebih Hormatlah Kepada Tamu Allah.

Fachruddin  Saya terkejut ketika tergabung dalam jama’ah haji tahun 205, mengapa penyelenggara perjalanan diberbagai titik seperti kurang respek kepada jama’ah, dipesawatpun kami seperti dibentak benatak, sangat jauh dari apa yang saya alami dalam sebuah perjalanan non haji, kami diperlakukan bak raja di pesawat yang memang kami bayar mahal itu. Memang ketika berada di pesawat pengangkut jama’ah haji kami tidak berpakaian perlente yang mengesankan jumlah uang yang kami punya. Sementara para jama’ah perempuan tidak memperlihatkan kecantikan yang mereka punya. Janganlah melecehkan kemiskinan dan keawaman kami. Sementara kami sejatinya adalah rombongan terhormat sebagai tamu Allah.  mengapa harus bentakan yang kami rasakan.
Jujur memang, sebagian dari kami dan termasuk saya, berangkat haji dengan membutuhkan waktu yang bertahun tahun menabung untuk dapat melakukan perjalanan ibadah tersebut, dan jumlah kami mungkin lebih banyak sehingga kami mampu menutupi keluwesan mereka yang sudah terbiasa melakukan perjalanan, sehingga sangat paham terhadap anggah-ungguh sebagai orang terhormat, sementara sebagian besar diantara kami adalah orang miskin dan sangat awam dalam perjalanan itu, sehingga setiap saat dapat saja kami melakukan kekeliruan ataupun kesalahan. Apalagi kami dibentak bentak dengan bahasa Ingrris ketika berada di pesawat atau dengan bahasa Arab setelah kami turun dari pesawat.
Setelah turun dari pesawat kami serasa menjadi orang lepas, Saya membayangkan alangkah bahagianya bila diberbagai sudut dan temapat yang memungkinkan kami melakukan kesalahan atau mengalami kesulitan ternyata ada panitia perjalanan haji yang digaji oleh kementerian Agama, yang mereka memang ditugaskan membantu kami kami yang awam ini dalam mengantisipasi berbagai kesulitan dan kekeliruan.


Peristiwa terinjak injaknya jama’ah haji Indonesia dalam peristiwa Mina dua hari lalu tidaklah terlepas dari keawaman jama’ah serta keterbatasan tenaga yang membimbing dan membantu kesulitan yang dialami oleh jama’ah. Sehingga jama’ah selain terbuka kemungkinan melakukan kesalahan dan mengalami kesulitan. Andaikan Indonesia diperkenankan dan berkenan menunjuk  sejumlah tenaga yang dibutuhkan itu serta mendirikan posko posko diberbagai lokasi yang strategis maka msibah yang menimpa bangsa Indonesia dapat kita antisipasi.

 TRAGEDI MINA FERSI KORAN LEBANON

EPA / STR
Jamaah haji di Mina

REPUBLIKA.CO.ID,BEIRUT — Berbagai spekulasi muncul setelah terjadinya musibah Mina yang menyebabkan lebih dari 700 jamaah haji wafat. Kantor berita Iran, Irib versi bahasa Indonesia melaporkan salah satu penjelasan yang dimuat koran Lebanon, Ad Diyar mengenai penyebab terjadinya musibah tersebut.

Koran tersebut menuliskan bahwa kehadiran pangeran mahkota yang juga Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Muhammad Bin Salman di Mina, dan kembalinya melawan arus jamaah haji sebagai faktor penyebab terjadinya tragedi Mina. Koran ini juga memuat bantahan pejabat Saudi mengenai kunjungan tersebut sebagai penyebab musibah Mina.

Tapi, menurut Ad Diyar, Pangeran Muhammad Bin Salman memutuskan untuk hadir di lokasi ketika jumlah jamaah haji sangat besar di Mina. Harian itu juga melaporkan bahwa kunjungan pejabat tersebut didampingi  lebih dari 200 tentara dan 150 personel polisi. Rombongan ini menerobos kerumunan jemaah haji yang sedang menunaikan ibadah di Mina.

Setelah itu, ia kembali meninggalkan lokasi dengan mengambil arah berlawanan dengan arus jemaah haji. Akibatnya jamaah haji semakin berdesakan dan kemudian korban berjatuhan.

Menurut koran berbahasa Arab itu, dengan mengutip pernyataan salah seorang pejabat Saudi, tragedi Mina terjadi karena pejabat tidak menjalankan aturan yang telah ditetapkan. Tak lama setelah Musibah Mina, tulis Ad Diyar, Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz langsung memperkenalkan daftar nama-nama petugas yang bertanggung jawab atas terjadinya tragedi Mina.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s