Kitab Injil Bahasa Lampung Itu Gagal Disusun

Fachruddin MS. Vander Tuuk, Tercatat seorang pejuang persekutuan al-Kitab yang bersusah payah tinggal di Desa Seputih Lampung, yang pada saat itu menurut penuturannya masih banyak buaya dan harimau disekitar tempat tinggalnya, itu terjadi sekitar tahun 1867-1868, Usaha penulisan Injil dalam bahasa Lampung itu diawali dengan menyusun kamus Lampung Belanda, yang konsepnya sejatinya nyaris sempurna,

Setahun lebih Ia menekuti kegiatan itu, padahal semula direncanakan hanya beberapa bulan saja, tetapi karena dia tidak menemukan karya sastra dalam bentuk tulisan, sehingga data yang dicari sangat tergantung pada data tutur yang harus disimaknya secermat mungkin. Namun demikian naskah yang ditulisnya itu hampir mencapai setebal 600 halaman.

Para peneliti juga banyak yang merasa heran mengapa naskah yang sudah tersusun rapih itu tidak segera dicetak, Mengapa ? Enrahlah , “mungkin”  (dalam tanda petik} Vander Tuuk belum berhasil mendapatkan benang merah filosofi yang dianut oleh masyarakat Lampung, apalagi diceritakan bahwa beliau tidak mendapatkan naskah tertulis sehingga segala sesuatunya akan sangat tergantung dari data tutur yang tentui saja banyak biasnya.

Atau bisa jadi pada saat itu posisinya berpacu dengan  para ulama Nusantara yang juga banyak menulis naskah buku agama,

para ulama Nusantara menulis kitab Agama Islam dengan menggunakan huruf Jawi, yaitu tulisan Arab yang  debfab bahasa melayu, Itu semua bisa terjadi, mengapa tidak dicetak naskah yang nyaris sempurna itu mungkin akan lebih tepat bila kita tanyakan pada MS Vander Tuuk, kita hanya bisa menduga.

Dengan gagalnya penulisan kamus Lampung Belanda ini, maka bebararti gagal pula upaya penulisan Al-Kitab Injil dalam bahasa Lampung, dan gagal pula Kritenisasi di Lampung pada saat itu. Manakala Vander Tuuk mampu menuliskan falsafah dan karakter masyarakat Lampung, maka berarti akan ringanlah tugas missionaris yang dirintis oleh MT Vander Tuuk itu, yang juga berperan sebagai persekutuan al-Kitab.  Itulah lika liku perjuangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s