Terduga Teroris Salah Tangkap Melapor ke Polda Jateng

SUKOHARJO – Dul Rahman (20) warga Sudimoro RT 02/10, Kelurahan Parangrojo, Grogol, Sukoharjo terduga teroris salah tangkap yang ditangkap di sekitar Solo Square Solo, pada Minggu 23 September melapor ke Polda Jawa Tengah, Jum’at, 28 September sore.

Dengan didampingi perwakilan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) mereka melaporkan penganiayaan yang diderita Dul Rohman selama pemeriksaan sejak pagi sampai malam.

Dul melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialaminya selama pemeriksaan. ”Saya ditangkap dan diseret dua orang dan dimasukkan ke mobil sambil terus dipukuli saat keluar dari Solo Square,” katanya saat ditemui di depan Ditreskrimum Polda Jawa Tengah
Dul mengaku celana panjangnya sampai sobek saat diseret. Usai ditangkap Dul mengaku dibawa ke sebuah ruangan di Polresta Solo (Surakarta). ”Saya terus disuruh mengaku, tapi saya tidak tahu maksudnya. Malam hari baru dilepaskan,” imbuhnya.

Amir Jamaah Ansorut Tauhid (JAT) Imaroh Mudiriyah Solo, Muhamad Sholeh Ibrahim, meminta agar pihak yang melakukan penganiayaan diberi sanksi tegas. Sebab Dul Rohman menurut Shaleh merupakan jamaah JAT dan sudah aktif sejak tahun 2010.

Terlebih ketika ditangkap Dul Rohman sedang bertugas meliput berita mingguan untuk majalah koran dinding (kording) Risalah Tauhid yang merupakan milik JAT.

Sumber : Okejogja, Okezone

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s